Penyebab Orang Tua Merasa Sedih Pada Anak Berkebutuhan Khusus

Apa itu anak berkebutuhan khusus? Menurut persepsi saya anak berkebutuhan itu adalah anak yang tidak bisa tumbuh normal seperti anak anak pada umumnya. Anak yang berkebutuhan khusus ini tumbuh kembangnya akan terganggu dan tidak bisa berjalan dengan sebagai mestinya. Anak saya juga adalah seorang anak berkebutuhan khusus. Dia termasuk anak boderline atau keterlambatan belajar dengan IQ nya yang hanya 68.  Di usia nya yang akan menginjak 8 tahun tapi usia kematangan mentalnya itu anak usia 5 tahun 4 bulan. Sebagai orangtua dengan kondisi anak yang seperti ini harus membuat saya bisa berlapang dada dan bersabar. Ada 3 hal yang sering membuat saya sedih dan khawatir dengan kondisi anak yang berkebutuhan khusus ini diantaranya adalah :

  1. Anak Tidak Punya Teman

Anak yang berkebutuhan khusus biasanya tidak punya teman karena jarang sekali ada anak yang mau bermain dengan anak dengan kondisi yang seperti ini. Sehingga saya harus bisa menjadi teman bermain untuk anak saya itu. Harus bisa membuat dia merasa punya teman main dan merasakan kebahagiaan permainan masa kecilnya.

  1. Anak Dilecehkan Oleh Anak Yang Lainnya

Sering ketika saya jalan jalan du luar dengan anak saya, jika orang itu tidak mengerti dengan kondisi anak saya tentu akan bersikap sinis dan memandang anak saya dengan tatapan yang membuat saya sedih. Atau juga ketika masih di sekolah dia sering menjadi bahan ejekan teman temannya saat di sekolah.

  1. Tentang Masa Depannya

Dengan kondisi anak yang berkebutuhan khusus ini selalu membuat saya khawatir tentang masa depannya. Sering menjadi pikiran saya apa dia setelah dewasa akan bisa hidup menjadi seseorang yang mandiri. Apa dia akan bisa berkarya seperti yang lainnya agar dia bisa hidup bahagia di masa depannya.

Namun saya yakin dibalik kekurangan yang miliki seorang anak, tentunya ada kelebihan yang dimilikinya yang bisa dia jadikan sebagai modal untuk bisa bahagia di masa depannya.