Cara Meredam Emosi Secara Efektif

Ketika kita hidup bermasyarakat dalam sebuah lingkungan yang namanya masalah itu pasti saja ada. Masalah itu bisa saja ditimbulkan dari masalah anak yang bertengkar, perasaan iri ketika tetangganya maju usahanya, atau karena masalah lainnya. Ketika kita hidup bertetangga juga ada tetangga yang suka membesar besarkan sebuah masalah atau ada juga tetangga yang adem adem saja. Perilaku seseorang itu berbeda beda memang, ada yang sukanya itu ingin tahu kejelekan orang lain lalu memberitahukannya kepada orang lainnya. Atau ada juga seseorang yang tidak mau ambil pusing dengan kehidupan orang lain dan hanya ingin hidup tentram dalam bertetangga. Ketika kita menjadi korban seseorang yang menjelekkan kita kepada orang lain, bagaimana caranya agar kita tidak ikut terpancing oleh kelakuan seseorang itu agar tidak terjadi keributan? Ada 3 hal yang bisa dilakukan seseorang  agar tidak terpancing keributan ketika menjadi korban seseorang yang menjelekkan dirinya kepada orang lain diantaranya yaitu :

  1. Jadikan Sebagai Sarana Introspeksi Diri

Ketika seseorang menjelekkan diri kita kepada orang lain berarti orang tersebut tidak suka dengan perilaku kita. Kita jangan langung menyalahkan seseorang itu, kita harus bisa meraba diri kita dulu. Kan bisa saja seseorang itu menjelekkan kita karena ada sikap kita yang telah menyinggung dan meyakiti perasaannya.

  1. Jadikan Sebagai Sarana Penggugur Dosa

Ketika seseorang membicarakan kejelekkan kita kepada orang lain jadikan ini sebgai sarana untuk menggugurkan dosa dosa kita. Pernah saya dengar jika seseorang sering membicarakan  kejelekan kita maka dosa dosa kita itu akan digugurkan dan akan berpindah kepada orang yang sering membicarakan kejelekkan kita.

  1. Jadikan Seseorang Yang Sering Membicarakan Ini Sebagai Penggemar

Ketika seseorang sering membicarakan kejelekkan kita kepada oranglain maka jadikan dia sebagai penggemar kita. Seseorang itu tentu saja akan sangat gemar memperhatikan kehidupan kita. Dan anggap saja seseorang ini sebenarnya suka dengan kehidupan kita namum karena dia tidak bisa seperti kita maka dia membicarakan kita kepada oranglain.