Bahayakah Kram Perut Pada Wanita? Simak Ulasan Lengkapnya Berikut!

7 Penyebab Nyeri Perut di Luar Masa Haid

Bagi wanita, kram perut merupakan hal yang wajar apalagi jika mendekati atau saat menstruasi. Wanita mengalami kram perut biasanya akan menganggap hal itu wajar, akan tetapi, terdapat beberapa jenis kram perut yang wajib diperhatikan karena bisa jadi kram tersebut menjadi gejala penyakit yang lebih serius. Pertama adalah kram setelah makan dan akan mereda setelah BAB. Kram tersebut bisa menjadi gejala IBS atau irritable bowel syndrome atau sindrome perut sensitif dan bisa diatasi dengan menghindari makanan yang menyebabkan penyakit tersebut kambuh. Namun, jika disertai dengan darah dan juga berat badan yang menurun, hal tersebut bisa menjadi penanda kanker usus.

Kedua adalah kram perut bagian bawah. Bisa jadi terjadi peradangan di usus besar atau colitis atau diverticulitis. Namun, jika wanita merasakan nyeri hingga di panggul dan tidak kunjung hilang hingga 2 minggu dan disertai dengan penurunan berat badan, bisa jadi Anda menderita fibroid, kanker rahim ataupun endometriosis sehingga perlu penanganan cepat.

Ketiga adalah nyeri tajam di satu sisi. Bisa jadi anda mengalami torsio ovarium yang terjadi ketika sesuatu seperti kista membuat indung telur menjadi terpuntir sehingga tercekik dan tidak memperoleh aliran darah. Karena bisa menyebabkan hal yang fatal seperti ovarium yang tidak bisa berfungsi, maka perlu penanganan darurat dengan cara pembedahan laparoskopi darurat. Jika saat pembedahan ovarium sudah tambak menghitam, maka perlu dilakukan pengangkatan ovarium.

Jenis kram lain yang berbahaya untuk wanita dimana tidak hanya bisa menyebabkan perut kram dan haid tidak lancar, adalah:

  • Nyeri ringan tapi terus menerus. Anda bisa jadi menderita PID atau penyakit radang panggung yang merupakan infeksi berat yang terjadi di rahim, saluran telur atau indung telur atau bisa jadi karena penyakit seksual yang menular. Nyeri akan bertambah hebat ketika sedang mengalami menstruasi.
  • Kram perut dan menstruasi dengan darah yang banyak bisa jadi Anda mengalami mioma uteri atau tumor jinak di luar atau dalam otot rahim. Biasanya terjadi di wanita usia 30-40 tahun.