Tips Mengenali Jenis Kaos Polos yang Berkualitas

Kaos berkualitas tentunya diinginkan oleh setiap orang, baik yang tujuannya berbisnis maupun mengenakannya langsung. Mendapati kaos yang kualitasnya rendah dan tidak awet tentunya akan mengecewakan. Terlebih bila ini terjadi pada pengusaha yang membeli kaos polos grosir. Bukannya memperoleh keuntungan, malah buntung sebelum meraup apa-apa. Beberapa tips untuk bisa mengenali jenis kaos yang berkualitas tentu patut diketahui.

4 Tips Mengidentifikasi Kaos Polos Berkualitas

Membeli online ataupun offline, mencermati kualitas kaos polos sebelum bertransaksi wajib dilakukan. Namun, bagaimanakah cara menganalisa bagus atau tidaknya kaos yang tengah anda incar? Sekedar melihat tekstur bukanlah satu-satunya cara mencari tahu kelayakan dan ketahanan kaos polos yang akan kalian beli. Berikut ini adalah tips lengkap untuk mengenali jenis kaos polos yang berkualitas baik.

1.   Mencermati Bahan Kaos

Basis dari sebuah kaos adalah bahan pembuatnya. Biasanya kita hanya mengenal katun sebagai bahan pembuat kaos. Akan tetapi, sebenarnya katun pun memiliki banyak ragam. Kaos berkualitas bagus yang paling umum beredar di pasaran, biasanya level distro, menggunakan cotton combed. Namun ada juga bahan-bahan kaos lain yang juga nyaman dan dengan harga lebih murah. Misalnya saja cotton carded dan CVC (cotton viscose), keduanya juga menyerap keringat.

Bila ingin memilih kaos polos yang lebih murah dengan tujuan berbeda, ada TC (teteron cotton), PE (polyester), atau hyget. Akan tetapi ketiganya kurang menyerap keringat namun tidak mudah melar. Bila ingin kaos dengan bahan eksklusif, ada juga cotton bamboo, namun tentu harganya sangat mahal.

2.   Mengamati Jahitan

Selain bahan kaos polos, memperhatikan kerapian dan kekuatan jahitan juga tidak kalah penting. Biasanya produsen kaos paling umum menggunakan tiga jenis jahitan yaitu obras, bis, dan rantai. Tidak ada jahitan yang lebih baik atau buruk. Acuan jahitan yang terbaik adalah dengan mengamati kerapian polanya. Bila kalian orang yang teliti, amati keberadaan benang yang mencuat-cuat, bila ada pilihlah kaos lain karena bisa jadi benang akan membuat lebih banyak jahitan terlepas.

3.   Memperhatikan Jenis Rajutan

Walau tidak terlalu sering dibahas, jenis rajutan kaos juga merupakan satu faktor penting dalam mengidentifikasi kaos polos yang baik. Mengetahui rajutan kaos artinya memahami lebih dalam karakteristik kaos sesuai keinginan dan tujuan pemakaian. Ada beberapa rajutan yang biasa diaplikasikan dalam produksi kaos yakni single knit, double knit, lacoste, yarn dye, dan drop needle.

Kaos untuk dewasa biasanya menggunakan rajutan single knit atau satu jarum, yarn dye, dan kadang juga drop needle. Sifat single knit dan yarn dye adalah pemakaiannya yang tidak bisa dibolak-balik. Namun umumnya memiliki bahan yang nyaman dan menyerap keringat. Sementara itu, rajutan lacoste biasanya lebih sering digunakan untuk kaos jenis kerah (polo) dan double knit yang bisa dibolak-balik umum digunakan untuk pakaian anak dan bayi.

4.   Mengenali Benang yang Digunakan

Saat membaca label kaos polos, mungkin kalian pernah melihat tulisan Cotton Combed 20s atau 30s. Benar bahwa kaos tersebut menggunakan bahan katun, namun apa makna 20s? Angka tersebut mendeskripsikan jenis benang yang dipakai yakni benang 20 dengan rajutan single knit. Benang 20 sendiri adalah benang yang paling berat dibanding jenis benang lain yang biasa digunakan untuk kaos. BIla kalian melihat label 20d, maka ‘d’ di sana berarti double knit.

Demikian cara-cara mengenali kaos polos berkualitas. Dengan ini semoga kalian bisa lebih cermat sebelum membeli kaos, terlebih dalam jumlah besar.