Pinjaman Dana Cepat Bisa Bersahabat Jika Digunakan untuk 3 Hal Ini

Memang, tidak ada aturan tertulis mengenai pinjaman dana cepat idealnya digunakan untuk apa saja. Semua tergantung lagi kepada pribadi peminjam. Namun, kalau mau kondisi keuangan tetap sehat dan hidup stabil, tentu saja, mengambil pinjaman apalagi yang termasuk dana cepat, wajib dilakukan dengan perhitungan yang detail. 

Apalagi saat ini, meminjam dana secara kilat, aksesnya sudah cukup banyak dan mudah terutama lewat fintech. Ada fintech yang hanya menawarkan pinjaman dana cepat saja, ada juga yang menawarkan akses pinjaman dana plus bisa cicilan barang di ratusan e-commerce seperti Kredivo. Urusan mau pakai fintech yang mana, pilihannya tentu kembali lagi pada kebutuhanmu. 

Karena kemudahan yang ditawarkan untuk mendapat pinjaman, nggak jarang banyak orang yang malah menyalahgunakan fintech pinjaman dana cepat. Mulai dari digunakan untuk kebutuhan konsumtif, hingga memakai lebih dari satu aplikasi dalam satu waktu. Akibatnya, yang ngos-ngosan adalah kondisi keuangan untuk menutup pinjamannya. 

Nah, agar hal ini tidak terjadi di kamu, yuk ketahui dulu bahwa fintech pinjaman dana cepat akan bisa bersahabat dan ideal, jika digunakan untuk tiga hal ini: 

Membangun bisnis kecil-kecilan yang prospeknya cerah

Membangun bisnis, meski dari modal pinjaman, merupakan aktivitas produktif yang bisa bikin balik modal. Nah, balik modalnya inilah yang nantinya bisa kamu gunakan untuk menutup angsuran pinjaman. Tentu saja, dengan catatan, bisnis yang dijalankan bukan asal-asalan. Melainkan sudah diriset, direncanakan, dan dipilih jenisnya yang kira-kira bisa punya prospek cerah di masa mendatang. Misal, bisnis fashion busana muslim karena Ramadhan akan tiba beberapa bulan lagi, bisnis makanan kering, bisnis dekorasi untuk berbagai event kecil-kecilan, dan masih banyak lagi. 

Makin mudahnya mendapat pinjaman dana cepat saat ini bisa menjadi satu alasan mengapa modal bukan lagi kendala ketika kamu sudah punya rencana dan tekad berbisnis yang kuat. Mulai dari 500 ribu hingga puluhan juta, pinjaman dana untuk modal bisnis bisa kamu dapat dari fintech terpercaya seperti Kredivo. Menariknya, suku bunga Kredivo hanya 2,95% aja per bulan untuk kredit barang atau pinjaman dana cepat! 

Dengan limit maksimal sampai Rp 30 juta, daftar akun Kredivo tidak memerlukan syarat yang ribet, survei, atau mengajukan proposal bisnis segala, lho. Cukup dengan mendownload aplikasinya di Google Play Store atau App Store, pilih daftar sebagai pengguna Premium, dan ikuti instruksi pendaftarannya. Mulai dari mengupload foto KTP, foto selfie, isi form data diri, menyambungkan internet banking sebagai bukti penghasilan, dan akun e-commerce sebagai bukti domisili saat ini. Pastikan juga kamu sudah memenuhi tiga persyaratan berikut ini: 

  1. Kamu adalah WNI yang sudah berusia minimum 18 tahun. 
  2. Memiliki pendapatan tetap minimum Rp 3 juta per bulannya. 
  3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi. 

Kebutuhan yang sangat darurat seperti biaya rumah sakit

Cepatnya proses persetujuan dan pencairan pinjaman dari fintech, bisa sangat bermanfaat jika kamu gunakan dalam kondisi mendesak seperti kebutuhan obat dan tambahan biaya rumah sakit. Meskipun sudah ada asuransi kesehatan yang meng-cover biaya perawatan, namun yang namanya bolak-balik ke rumah sakit, tentu juga banyak biaya yang perlu dikeluarkan. Kebutuhan darurat seperti biaya rumah sakit kemungkinan besar tidak terjadi terlalu sering. Sehingga, kalau dibantu cover dengan dana pinjaman dari fintech, kamu masih bisa mengatasi atau menutup pinjamannya di bulan berikutnya. Plus bisa cicilan sampai dengan 6 bulan untuk pinjaman jumbo jika kamu menggunakan Kredivo. 

Tambahan untuk biaya pendidikan anak di tahun ajaran baru

Naiknya biaya pendidikan setiap tahunnya, tentu juga menambah beban keuangan. Apalagi, kalau tidak punya tabungan dana pendidikan yang bisa meng-cover. Nah, untuk tambah-tambah biaya pendidikan di tahun ajaran baru mendatang, misal untuk biaya gedung atau uang pangkal, pinjam ke fintech bisa jadi alternatif terbaik. Terutama yang bunganya rendah dan pilihan tenornya panjang. Dengan begitu, angsuran bulanannya jadi bisa lebih terjangkau. 

Namun, pinjam uang ke fintech untuk biaya pendidikan, sifatnya hanya membantu sementara ya. Jangan digunakan atau dijadikan andalan menyelesaikan tiap tagihan biaya pendidikan ke depannya: misal, biaya SPP, ujian, kegiatan sekolah, dan lain sebagainya. Biaya lain-lain tersebut, sebaiknya bersumber dari dana produktif seperti gaji bulanan atau profit usaha. 

Makin canggih teknologi, memang bisa makin memudahkan kehidupan manusia. Namun, kalau disalahgunakan bisa menyesatkan lho. Yuk, lebih bijak lagi dalam menggunakan teknologi, terutama yang terkait dengan keuangan. 🙂