Dessert dan Kue Kering Indonesia

Bika Ambon adalah kue khusus yang terbuat dari tapoica dan tepung sagu, telur, gula, santan dan ragi (yang terakhir memberikannya tekstur kenyal yang unik, penuh gelembung). Rasa yang paling umum di sini adalah pandan, meskipun rasa lainnya, seperti pisang, durian, keju atau cokelat, juga sudah banyak di jual. Berbeda dengan namanya, Bika Ambon berasal dari Medan, Sumatera Utara, yang jauh dari provinsi Ambon.

Onde-Onde

Berasal di Cina pada abad ke 7 Masehi, bola kue goreng Onde-Onde awalnya dikenal sebagai Jian Dui. Saat ini, camilan ini populer di seluruh Indonesia karena teksturnya yang kenyal dan renyah. Terbuat dari gandum atau tepung beras ketan, bola biasanya diisi dengan pasta kacang hijau (atau lotus) yang dimasak, yang kadang-kadang dapat diganti (dalam beberapa versi fusi) dengan jagung, keju, coklat atau kuning telur asin yang diisi, dan ditaburi dengan biji wijen. Kombinasi keemasan, lapisan luar yang renyah dengan tekstur bagian dalam yang lembut inilah yang membuat Onde-Onde sangat menyenangkan dan menggoda untuk digigit!

kue Cucur

Kue Cucur adalah kumpulan artikel kue lebaran tradisional Indonesia dengan adonan yang terbuat dari tepung beras, gula aren dan santan. Terkenal karena teksturnya yang kenyal dan rasanya yang manis, Kue Cucur versi paling populer berasal dari orang Betawi di Jakarta.

Bolu Kukus / Kue Mangkok

Bolu Kukus (“kue kukus”), juga dikenal sebagai Kue Mangkok (“kue mangkuk “) adalah roti kukus yang bahan utamanya termasuk gandum atau tepung beras, tapioka, ragi, baking powder, telur, santan, gula, garam, serta esens vanilla atau cokelat. Ini sangat mirip dengan muffin dalam hal tekstur. Adonan kue ditempatkan di dalam wadah timah atau cupcake dan kemudian dikukus sampai bagian atas naik, mengembang dan berkembang seperti bunga. camilan tradisional Indonesia paling enak dinikmati dengan secangkir teh di sore hari.

Kue Putu Ayu

Kue Putu yang memiliki arti putri ayu pada kenyataannya, kue bundar dengan lubang di tengah. Itu terbuat dari tepung, gula, telur, daun pandan, dan garam, dan secara tradisional disajikan dengan kelapa parut. Biasanya datang dalam warna putih atau hijau, memiliki rasa manis dan aroma khas arma berasal dari daun pandan yang digunakan. Varietas Kue Putu termasuk Putu Mayang dan Putu Bambu. Kue putu merupakan bola mie berbagai warna, disajikan dengan gula aren di samping. Mengenai Putu Bambu, ia memiliki bentuk silinder dan diisi dengan gula kelapa merah.

Kue Wajik

Jika Anda suka nasi ketan, maka Kue Wajik cocok untuk Anda. Itu sebagian besar terbuat dari beras ketan, ditambah dengan daun pandan (untuk rasa) dan santan, dipermanis dengan gula aren (yang memberikan warna coklat yang khas), dan kemudian dikompres dalam wadah dan dikukus. Makanan ringan ini mengandung banyak makna budaya bagi Indonesia dan khususnya bagi orang Jawa. Di Jawa, Kue Wajik memainkan peran penting dalam pesta komunal yang melambangkan persatuan sosial: merayakan kelahiran, pernikahan, dll.

Dadar Gulung

Dadar (bahasa Indonesia untuk “pancake”) dan Gulung (“roll”) adalah pancake hijau yang terbuat dari daun pandan gulung, diisi dengan kelapa parut manis. Ini adalah salah satu camilan paling populer di Indonesia, terutama di Jawa.

Cendol dalam Gelas

Makanan penutup yang tampaknya sederhana ini – terdiri dari hanya beberapa bahan – berasal dari Indonesia, tetapi sekarang ini sangat populer di seluruh Asia Tenggara. Bahan dasar Cendol terdiri dari santan kental, mie tepung beras hijau (seperti cacing dan jeli, tanpa banyak rasa, tetapi dengan tekstur kenyal yang bagus, warna hijau berasal dari daun pandan), es serut, dan sirup gula aren. Bahan opsional lainnya termasuk kacang merah, beras ketan, cincau, dan jagung krim.